Rabu, 15 Juni 2016

AKAN DATANG SUATU ZAMAN ATAS MANUSIA

Saudara-saudaraku yang Dirahmati Allah
Marilah kita meningkatkan taqwa kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintahNYA sesuai dengan kemampuan kita, dan meninggalkan segala yang dilarang-NYA sekuat tenaga kita, dan hendaklah kita takut kepada hari akhir yang pasti datang. Pada hari itu, orang tua tidak bisa membantu anaknya. Begitu juga sebaliknya, anak tidak bisa membantu orang tuanya. Masing-masing akan mempertanggungjawabkan amalnya di hadapan Allah subhanahu wata’ala.

Hendaklah kita menyadari, bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Kita hanya menumpang lewat. Dunia adalah waktu dan tempat untuk beramal. Janganlah terepesona oleh kehidupan dunia, sehingga membuat kita lalai dari hakikatnya serta melalaikan kewajiban kepada Allah swt yang menciptakan kita. Betapa banyak peringatan dari Allah subhanahu wata’ala dan RasulNya tentang hinanya kehidupan dunia dan kenikmatannya.

Allah SWT berfirman :
"Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum mereka? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka, dan telah mengolah bumi serta memakmurkannya lebih dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka. Akan tetapi, merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri." (QS. Al-Rum 30:9)

Untuk menjelaskan Al-Quran yang saya bacakan di atas, sebagian ulama tafsir Al-Quran menyebutkan sabda Rasulullah saw berikut :

"Akan datang suatu zaman atas manusia. Perut-perut mereka menjadi Tuhan-tuhan mereka. Perempuan-perempuan mereka menjadi KIBLAT mereka. Dinar-dinar mereka menjadi agama mereka. Kehormatan mereka tergeletak pada kekayaan mereka. Waktu itu, tidak tersisa iman sedikit pun kecuali namanya saja. Tidak tersisa Islam sedikit pun kecuali ritual-ritualnya saja. Tidak tersisa Al-Quran sedikit pun kecuali pelajarannya saja. Masjid-masjid mereka makmur dan megah, akan tetapi hati mereka kosong dari petunjuk (hidayah). Ulama-ulama mereka menjadi makhluk yang paling buruk di permukaan bumi. Kalau terjadi zaman seperti itu, Allah akan menyiksa mereka dan menimpakan kepada mereka berbagai bencana : Kekejaman para pemimpin/penguasa, kekeringan berkepanjangan, dan kekejaman para pejabat serta kezaliman para pengambil keputusan."

Maka takjublah para sahabat mendengar pembicaraan Nabi. Mereka bertanya, "Wahai Rasul Allah, apakah mereka ini menyembah berhala ?"

Nabi menjawab, "Ya ! Bagi mereka, setiap serpihan kertas dan kepingan uang menjadi berhala."

Dalam Hadis di atas, Nabi meramalkan akan datang suatu zaman ketika manusia menjadikan Uang sebagai berhala mereka. Setiap Keping Uang, setiap Lembar Kertas, Dolar dan Rupiah menjadi Berhala. Rasulullah menggambarkan dengan indah : Pada zaman itu, manusia mempertuhankan hidupnya dengan kepentingan perutnya.

Kalau yang disebut Tuhan adalah sesuatu yang diikuti dan ditaati tanpa memikirkan alasan-alasan apa pun, maka orang akan menaati keinginan dan perut mereka dengan melakukan apa saja. Mereka mau menghabiskan malam seluruhnya hanya demi mengisi perut mereka. Dulu di zaman Rasulullah, orang-orang yang taat ibadah kepada Allah menghabiskan malamnya dengan menunaikan shalat malam (tahajjud). Nanti, akan datang suatu zaman ketika manusia begadang sepanjang malam, untuk kepentingan perutnya. Perempuan-perempuan mereka menjadi kiblat mereka. Seks menjadi kejaran mereka.

Mereka bertindak dan bekerja, dengan pikiran yang sepenuhnya terpusat ke arah itu. Tumpukan uang menjadi agama mereka. Kemuliaan seseorang pada zaman itu, diukur berdasarkan kekayaannya. Manusia memberikan penghormatan kepada orang yang memiliki banyak kekayaan. Maka di saat seperti itu, manusia berlomba-lomba menumpuk kekayaan untuk menunjukkan kemuliaan dan kehormatan mereka di tengah-tengah masyarakat.

Pada waktu itu, kata Rasulullah, iman hanya tinggal namanya saja. Islam hanya tinggal upacara ritualnya saja. Al-Quran hanya tinggal pelajarannya saja. Orang-orang mungkin ramai belajar Al-Quran, tetapi tidak mencoba hidup dengan ajaran Al-Quran. Mereka mungkin membaguskan suara Al-Quran, tetapi tidak membaguskan akhlak mereka dengan ajaran Al-Quran. Nabi saw juga mengatakan bahwa masjid-masjid pada masa itu ramai. Akan tetapi, hati penghuninya kosong dari petunjuk Allah. Ulama-ulama yang membimbing mereka, hanya dihormati karena pakaiannya saja.

Dalam riwayat yang lain, Nabi mengatakan bahwa :
  • "Orang tidak mengenal ulama kecuali karena pakaiannya yang khas (sorban), dan bukan karena ilmu serta akhlaknya. Orang tidak mengenal Al-Quran kecuali dengan suaranya yang merdu. Mereka tidak beribadah kepada Allah kecuali di bulan Ramadhan saja. Bila ulama-ulamanya sudah seperti itu, dan bila umat Muslim hanya bersungguh-sungguh melakukan ibadah di bulan Ramadhan saja, maka mereka akan diberi penguasa yang tidak memiliki ilmu. Tidak ingin memaafkan rakyatnya. Dan tidak mempunyai kasih sayang kepada rakyatnya pula."
  • Takjub mendengarkan ucapan Rasulullah yang melukiskan keadaan zaman itu, para sahabat pun bertanya : "Wahai Rasul Allah, apakah mereka menyembah berhala ?" Nabi menjawab : "Benar. Hanya saja berhalanya bukanlah berhala yang dipahat dalam bentuk makhluk-makhluk tertentu. Berhalanya adalah uang. Mereka menyembah, mengabdi, dan mencurahkan seluruh hidupnya untuk uangnya."

Lalu Rasulullah saw bersabda :
  • "Nanti pada akhir zaman, ada sekelompok orang dari umatku yang datang ke masjid. Mereka duduk dalam barisan yang rapat. Mereka berzikir. Namun zikir mereka adalah dunia, dan kecintaan mereka terpaut pada dunia. Janganlah kamu duduk bersama mereka, karena Allah tidak berkepentingan dengan mereka."
Kalau dalam ayat-ayat Al-Quran dan hadis-hadis di atas, Nabi menceritakan pada kita tentang suatu zaman ketika manusia mencintai dunia dengan amat berlebihan, dan ketika mereka menjadikan dinar dan dirham sebagai berhala-berhala mereka ... maka beliau juga mengingatkan kita bahwa begitu cintanya manusia nanti di akhir zaman pada dunia, sampai-sampai mereka menjalankan ibadah sekali pun, demi kepentingan dunia mereka.

Di dalam Ihya Ulumuddin, ketika menjelaskan Ibadah Haji, Imam al-Ghazali meriwayatkan sebuah hadis tentang situasi ibadah haji di akhir zaman. Rasulullah saw bersabda :

Nanti di akhir zaman, ada empat macam orang menjalankan IBADAH HAJI dari empat macam golongan masyarakat.
Mereka adalah: Penguasa, Pedagang, Orang miskin dan para ulama.
  • Penguasa akan menjalankan ibadah haji sebagai sejenis pesiar atau wisata.
  • Pedagang akan menunaikan haji untuk kepentingan bisnis mereka.
  • Orang miskin menunaikan haji untuk mengemis.
  • Para ulama menunaikan haji hanya untuk memperoleh popularitas.


" NEW KABBA IN 2020 "

Jadi keempat golongan di atas, menunaikan Ibadah Haji hanya demi kepentingan dunia mereka semata. Mereka memang berzikir. Hanya saja, sebagaimana disabdakan Rasulullah, zikir mereka adalah dunia. Memang ada kecintaan di hati mereka. Akan tetapi, dalam hati mereka, kecintaan pada dunia jauh lebih besar dari kecintaan pada Allah. Mudah-mudahan Allah swt mencabut kecintaan kita pada dunia, dan memusatkan hati kita untuk lebih mencintai-Nya.

Saya akan menyebutkan salah satu obat untuk mengurangi kecintaan pada dunia. Meninggalkan dunia tidak berarti bahwa kita harus meninggalkan pekerjaan, tidak mencari nafkah, dan tidak bekerja keras. Mencari harta yang halal, diperintahkan oleh Allah swt. Malahan menurut Rasulullah, orang yang payah dalam mencari nafkah, bekerja keras dan kurang tidur demi mencari nafkah yang halal, beroleh pahala yang bisa menghapus dosa-dosanya. Rasulullah juga menyatakan bahwa ada dosa-dosa yang tidak bisa dihapus dengan apapun, kecuali dengan kesusahan dan kepayahan mencari nafkah.

Obat untuk menghilangkan kecintaan pada dunia adalah bahwa kita bekerja keras untuk mencari nafkah dan harta. Akan tetapi, kita juga tidak ragu-ragu untuk membagikannya kepada orang lain. Sebagian dari rezeki Allah itu kita bagikan, dan distribusikan untuk membahagiakan sesama manusia.

Ujilah kecintaan kita pada dunia manakala Allah memanggil kita untuk mengorbankan harta kita demi kepentingan agama Allah, demi kepentingan umat Muslimin, dan demi menolong orang-orang yang mendapat musibah dan kesusahan. Kalau kita masih saja menahan harta kita ketika Allah memintanya, maka hal itu membuktikan bahwa kita lebih mencintai dunia ketimbang Allah SWT

supaya terhidar dari cinta dunia kita harus perbanyak bershalawat atas Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabat beliau serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai Hari Kiamat nanti.

Allah telah mengingatkan ini di dalam Al-Qur`an. FirmanNya:
  • "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab: 56).

"YAA ALLOH, YAA ROBBI, KAMI MENGAGUNGKAN NAMAMU, YAA ALLOH ENGKAULAH YANG MAHA MULIA, ENGKAULAH YANG MAHA PEMURAH, ENGKAULAH YANG MAHA PENYAYANG, ENGKAULAH YANG MAHA PELINDUNG KAMI, SEMOGA ENGKAU MELIMPAHKAN DAN SALAM KEPADA JUNJUNGAN KAMI NABI BESAR MUHAMMAD SAW"

Kami Bermunajat kepadaMu Yaa Alloh.
Semoga Saudara-saudara dan Rekan-rekanKu yang kami cintai, beserta keluarganya selalu Engkau Limpahkan Keselamatan, Kesehatan, Rezeki yang mudah didapatkan, Taufik Hidayah, terhindar dari segala Mara Bahaya, Petaka, Bencana maupun Musibah.
Engkau muliakan Drazatnya dan nantinya.
Engkau rengkuh dalam dekapan SurgaMu Zanatul Naim.
Engkaulah yang maha Menempati akan JanjiMu.

Sumber : http://islamicentury.blogspot.co.id/2016/03/akan-datang-suatu-zaman-atas-manusia.html

Kamis, 02 Juni 2016

TIGA ROTI & TIGA NASIHAT

Seorang pekerja setelah bekerja selama 20 tahun di kota, saatnya pensiun dan pulang kampung, lalu bertemulah dia dengan bosnya.

- Bos : " kamu sudah kerja disini 20 tahun dengan baik, sekarang saya tanya kamu mau uang pensiun 20 tahun atau 3 nasihat saya? "
Pekerja pikir sejenak lalu memilih meminta 3 Nasihat bosnya.

๐ŸŒŸ Nasihat pertama Jangan pernah mau cari jalan pintas, tidak ada yg mudah dan gratis di dunia ini, lakukan sesuatu step by step dengan mantap dan mandiri.

๐ŸŒŸ Nasihat ke 2. Terhadap sesuatu hal yg tidak baik, jangan menaruh rasa ingin tahu yg mendalam, hal itu bisa merengut nyawamu.

๐ŸŒŸ Nasihat ke 3. Jangan melakukan putusan apapun saat sedang emosi, hal tersebut akan membuat kamu menyesal seumur hidup.

lalu Bos kasih dia sedikit duit jalan dan 3 buah Roti dan berpesan :

๐ŸŒธ Roti yg paling besar dimakan dengan keluarga saat sampai di rumah.

Besoknya si Pekerja pamit dan mulai perjalanan pulang ke kampung halamannya. sampai disalah satu kampung dia bertanya jalan mana paling dekat ke kampungnya.

A menjawab : Jalan kecil lebih dekat.
B menjawab : Jalan besar lebih aman.

Karena ingin cepat sampai di rumah lalu dia memilih jalan kecil, baru jalan setengah ketemu orang yg balik arah, di jalan kecil banyak perampok, lalu diapun ingat nasihat bosnya, dan balik lagi lewat jalan besar, saking laparnya dia pun melahap roti ke 1 yang diberi bosnya.

Karena sudah malam maka diapun menginap di Losmen, malam harinya dia mendengar suara seorang wanita menangis, namun dia ingat nasihat ke 2 dari bosnya, maka diapun mengurungkan niatnya keluar melihat , dan makan roti ke 2 di kamar.

Besok pagi saat dia bangun,orang kampung heran dan bertanya kepadanya : " kok kamu masih hidup ? semalam ada seorang wanita gila menangis memancing tamu keluar lalu membunuhnya . syukur kamu tidak keluar".

Setelah sampai di rumah sudah malam hari, diapun diam diam mau memberikan kejutan kepada Istrinya, lalu dia masuk ke kamar, alangkah terkejutnya dia melihat seorang lalaki tidur dengan istrinya. emosinya meluap lalu mengambil parang hendak membunuh lelaki tersebut, namun dia mengingat nasihat ke 3 bosnya, dia lalu mengurungkan niatnya, dan tidur di luar.

Keesokan harinya istrinya bangun menemukan suaminya tidur diluar, alangkah senangnya dan memanggil pria yang menemaninya tidur selama suaminya tidak ada di rumah : " Xiao qiang, Xiao qiang, mari sini papa kamu pulang ". Alangkah terkejutnya ternyata anak lelaki tersebut ternyata adalah anak kandung sendiri,

Istrinya berkata : " Saat kamu berangkat saya sudah hamil. selama ini tidak bisa menghubungi mu" Lalu dipeluklah anak bujangnya dengan haru dan meneteskan air mata, karena hampir saja dia membunuh anaknya sendiri jika tidak mengingat nasihat bosnya.

Sambil cerita panjang lebar tentang pengalaman dia dan 3 nasihat bosnya, dia pun ingat roti besar untuk makan di rumah, setelah dibuka ternyata didalamnya terselip uang pensiun dia selama 20 tahun dia bekerja, Akhir cerita keluarga mereka hidup berbahagia. ๐ŸŒน

dari g+

DIBALIK KETIDAKTAHUAN

DIBALIK KETIDAKTAHUAN

Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.

๐Ÿ Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.

๐ŸŽ‹Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.

๐Ÿ’Yg Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLAH dan tanpa berhenti Berharap
yang Terbaik...

๐Ÿ’Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan!

๐Ÿ’SERINGKALI Allah Berkehendak di-detik2 terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA.

๐Ÿ’Jangan kita berkecil hati saat spertinya belum ada jawaban doa...
Karena kadang Allah mencintai kita dgn cara2 yg kita tidak duga dan kita tidak suka...

๐Ÿ’Allah memberikan apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita Inginkan!!

๐Ÿ’Lakukan bagianmu saja, dan biarkan
Allah akan mengerjakan bagianNYA...

Tetaplah Percaya.
Tetaplah Berdoa.
Tetaplah Setia.
Tetaplah meraih RidhoNYA Aamiin ...

Tetap semangat meski dlm kesederhanaan ๐Ÿ˜˜
Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..๐Ÿ˜Š Untuk direnungkan...
๐Ÿ“บNonton Pertandingan bisa 90 menit

๐Ÿ“บNonton serial Film lebih dari 60 menit

๐Ÿ“บ Nonton Movie hampir 120 menit

๐Ÿ‘ณTunaikan Shalat hanya 5 menit saja

๐Ÿ”ฅDi dalam api neraka jahannam sepanjang hayat!

๐Ÿ‘ Untuk Akal yg maju!

๐Ÿ’ฌ Renungkan!

๐Ÿ“ฑ Di Whatsapp 300 Kawan

๐Ÿ“ฑ Di blackberry cukup 200 kawan

☎ Di contacts phone 400 Kawan

๐Ÿก di Kampung 50 Kawan

๐Ÿ˜” Dalam Keadaan susah hanya ada 1 kawan.

๐Ÿ˜ข Dalam Jenazahmu, Hanya keluargamu saja yg mengurusi.

๐Ÿ˜ญ Dalam Kubur hanya kau sendirian.

Jangan anggap Aneh kenyataan ini.. ๐Ÿ’ฌ

Sebab memang seperti ini lah kenyataan Hidup..

๐ŸŒด Pada Hakikat nya :
"Tidak ada yang dapat memberikan kemanfaatan bagimu kecuali Shalatmu"

๐ŸƒDuduk setelah salam dari shalat yang telah diwajibkan adalah waktu yg paling mulia sebab pada waktu itu turun Rahmat Allah Azza wajalla.

๐Ÿ‚Jangan tergesa-gesa berdiri, Bacalah Istighfar, bertasbihlah, baca ayat Al Qur'an dan jangan Lupa bahwa sesungguhnya engkau berada dalam jamuan dzat yang maha Rahman Azza wa jalla.

ูุฅุฐุง ูุฑุบุช ูุงู†ุตุจ ูˆุงู„ู‰ ุฑุจูƒ ูุงุฑุบุจ

๐ŸŒพ Apabila kamu telah selesai sholat, kerjakanlah pekerjaan lainnya dengan bersungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

๐Ÿ’ญLANGKAH MENUJU SYURGA๐Ÿ’ญ

Langkah ini membuat aku kagum hingga aku pilih untuk aku bagikan kepada orang yang aku cintai.

๐ŸŒผ Ada Lima perkara, kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkannya.

1. Wajah yang menarik
2. duit yg byk
3. sehat dan kuat
4. anak-anak yang patuh dan sukses
5. Tidur nyenyak tanpa Obat penenang

๐ŸŒพ Hal itu Mudah kita peroleh..hanya butuh waktu 15 menit saja.

Bagaimana caranya... ๐Ÿ’ฌ

ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู…
ู…ู† ุชุฑูƒ ุตู„ุงุฉ ุงู„ูุฌุฑ ูู„ูŠุณ ููŠ ูˆุฌู‡ู‡ ู†ูˆุฑ

✔ 1. Nabi bersabda : Barangsiapa yg tinggalkan shalat Subuh maka wajahnya tak akan ada cahaya

ูˆู…ู† ุชุฑูƒ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุธู‡ุฑ ูู„ูŠุณ ููŠ ุฑุฒู‚ู‡ ุจุฑฺฏุฉ

✔ 2. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Dzuhur niscaya tak ada keberkahan dalam rezekinya.

ูˆู…ู† ุชุฑูƒ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุนุตุฑ ูู„ูŠุณ ููŠ ุฌุณู…ู‡ ู‚ูˆุฉ

✔ 3. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Ashar niscaya tak ada kekuatan dalam jasadnya.

ูˆู…ู† ุชุฑูƒ ุตู„ุงุฉ ุงู„ู…ุบุฑุจ ูู„ูŠุณ ููŠ ุฃูˆู„ุงุฏู‡ ุซู…ุฑุฉ

✔ 4. Barangsiapa yg tinggalkan shalat Magrib niscaya tak ada buah hasil yang boleh di petik dari anak-anaknya.

ูˆู…ู† ุชุฑูƒ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุนุดุงุก ูู„ูŠุณ ููŠ ู†ูˆู…ู‡ ุฑุงุญุฉ’’’’

✔ 5. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidurnya.

๐ŸŒฟ Tahu kenapa kalimat Laa ilaaha Illallaah tidak sampai menggerakkan bibir jika diucapkan

๐Ÿƒ Sebab ini adalah Rahmat dari Allah kpd kita supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu.

๐ŸŒด Mudah-mudahan tangan yang mengirim dan menyebarkan ini kelak tidak sulit untuk melafadzkan kalimat Laa ilaaha Illallaah...

# foto kucing ikut duduk di shof jamaah (pinjam foto, pemiliknya lupa).

Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Minggu, 22 Mei 2016

Hikmah Sunah


Dari Abu Said Aln Khudri bahwasanya Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam melarang meniup minuman
(HR. Tirmidzi)

Kemarin, kebetulan ada orang nawarin mesin yang bisa menetralkan kadar asam air menjadi basa (menaikkan PH air).

Sistemnya kurang lebih samalah dengan kangen water.

Untuk ngetes juga gitu, digunakan cairan kimia yang bila diteteskan ke air biasa (yang PH-nya belum dinaikkan/air tidak sehat/masih banyak mengandung zat asam), airnya akan berubah kuning sedangkan bila diteteskan ke air yang PH 8 -10 (setelah diproses dengan alat itu) airnya jadi biru.

Karena sudah pernah lihat demo kangen water, saya jadi biasa saja pas lihat itu.

Tapi saya takjub saat orang yang promosi itu memberi sedotan, menyuruh saya tiup air yang sudah di test tadi.

Air yang tadinya kuning jadi tambah kuning, hampir orange, yang biru jadi kuning.

Maa syaa Allah... Itu karena hawa nafas yang mengeluarkan kadar asam dari dalam tubuh.

Ternyata bisa merusak minuman, walaupun tadinya itu air sehat.

Sampai melongo saat itu, bukan karena takjub sama demonya, tapi takjub yang luar biasa sama syariat Islam, sama aturan Rosulullah yang begitu luar biasa sempurnanya.

Tadinya saya cuma tahu kalau makanan/minuman tidak boleh ditiup karena Rosulullah melarang, mungkin supaya bakteri dari mulut tidak menyebar kesitu.

Ternyata...lebih dahsyat lagi.

Hawa tiupan dari mulut kita yang pasti mengandung zat asam, bisa merusak makanan / minuman tersebut, merubah basa menjadi asam yang bahaya bagi tubuh kita.

Apa yang terjadi jika minuman panas ditiup?

Bertemulah H20 dengan CO2.

Jadilah H2CO3.
H2CO3 merupakan senyawa asam karbonat (Carbonic Acid) yang berfungsi untuk mengatur tingkat keasaman (pH) di dalam darah.

Mengkonsumi makanan/minuman yang mengandung H2CO3 membuat keasaman dalam darah meningkat (asidosis).

Jika terus-terusan mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung H2CO3, maka kinerja ginjal pun jadi menurun atau bahkan tidak berfungsi normal akibat asidosis berat.

Karena itulah para dokter dan ahli kesehatan di abad modern merekomendasikan menunggu minuman/makanan panas menjd hangat...tanpa meniupnya

Masyaa Allah... ๐Ÿ™

Ya Rabb... Allahu Akbar...

Begitu sempurnanya akhlak Rosulullah ๏ทบ begitu sempurnanya Islam

Semoga bermanfaat ๐Ÿ˜Š๐Ÿ’š

dari g+

Percakapan Hatim Al-Asham dengan Guru-nya

 
Percakapan Hatim Al-Asham dengan Guru-nya

Sahabat, masi ingat kaan kisah yang sering dikisahkan oleh para Ulama didaerah anda semua, Hatim Al-Asham (W: 237H). Ulama yang rela nama-nya dinisbatkan dengan sebutan “Asham/Tuna rungu” lantaran pura-pura tuli demi menutupi rasa malu perempuan yang kentut didepan-nya.

Demikian jika Alloh rabbunar rahman menjadikan kebaikan seseorang, bukan malah sebalik-nya justru kesalahan atau keburukan oranglain yang tak tampak malah diperlihatkan, dibeber beberkan ketetangga, atau teman. Na’udzubilLah min dzalik.

Dikisahkan suatu saat Syaqiq Al-Balkhi bertanya kepada muridnya, Hatim Al-Asham,

“Sejak sejak kapan engkau belajar bersamaku?”, tanya Syaqiq,
“Sejak tigapuluh tahun guruku”, jawab Hatim.
“Apakah yang engkau pelajari selama itu, wahai Hatim?”, tanya Syaqiq
“Delapan hal guruku”, jawab Hatim.
“Innalillah wa inna ilaihi raji’un, terbuang percuma sajalah umurku bersamamu”, Syaqiq pun kecewa.
“Guruku, aku tidak pelajari yang lain dan aku tidak ingin berdusta”, jawab Hatim,
“Uraikanlah kedelapan hal itu Hatim”, pinta Syaqiq

Kemudian Hatim Al-Asham pun menjelaskannya :

Pertama, :
Ketika aku memandangi makhluk yang ada di dunia ini, aku melihat masing-masing mempunyai kekasih, dan ia ingin selalu bersama kekasihnya bahkan hingga ke dalam kuburnya.
Ketika kekasihnya telah ke kubur, ia merasa kecewa karena ia tidak dapat lagi bersamanya masuk ke dalam kubur dan berpisah dengannya.

Maka dari itu, aku ingin menjadikan perbuatan baik sebagai kekasihku, sebab jika aku masuk kubur, maka ia pun akan ikut bersamaku

“Benar sekali Hatim!”, ujar Syaqiq, “Apa yang kedua?”

Kedua, :
Ketika ada firman Alloh Swt,
“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhan-nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsu-nya, maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal.” [QS. An Nazi’at :40-41]

Maka dari itu aku berusaha menolak hawa nafsu sehingga aku tetap taat kepada Alloh Swt,

Lanjtukan Hatim, anakku..
“Yang ketiga?” ujar Syaqiq

Ketiga, :
Aku memandangi makhluk yang ada di dunia ini, aku melihat setiap makhluk memiliki benda, menghargainya, memandangnya bernilai, dan menjaganya. Kemudian ku perhatikan firman Alloh Swt,

“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Alloh adalah kekal, Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” [QS. An Nahl :96]

Maka dari itu setiap kali aku mendapatkan sesuatu yang berharga dan bernilai, ia pun kuhadapkan kepada Alloh (kusedekahkan), agar kekal di sisi-Nya.

“Yang keempat?” ujar Syaqiq

Keempat, :
Ketika kupandangi makhluk yang ada di dunia ini, aku melihat masing-masing orang selalu menaruh perhatian terhadap harta, kebangsawanan, kemuliaan, dan keturunan. Lalu ketika kupandangi semua itu, tiba-tiba tampak tidak ada apa-apanya. Kemudian kuperhatikan firman Alloh Swt,

"..Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat :13)

Maka dari itu aku pun bertaqwa kepada ALLAH, semoga aku menjadi mulia di sisiNya.

“Yang kelima?” ujar Syaqiq

Kelima, :
Ketika kupandangi makhluk yang ada di dunia ini, ternyata mereka suka saling menghina dan menggunjing satu sama lain. Penyebabnya adalah kedengkian, kemudian kuperhatikan firman Alloh Swt,

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” [QS. Az Zukhruf :43:32]

Maka dari itu perasaan dengki pun kutinggalkan dan aku tahu bahwa pembagian rezeki itu dari Alloh Ta’ala.

“Yang keenam?” lanjut Syaqiq

Keenam, :
Ketika kupandangi makhluk yang ada di duna ini, ternyata mereka suka berbuat kedurhakaan dan berperang satu sama lain, akupun kembali kepada firman Alloh Swt,

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh, keranaa sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala”
[QS. Fathir :6]

Maka dari itu kujadikan syetan sebagai musuhku satu-satunya dan akupun sangat berhati-hati kepadanya, kerana Alloh Ta’ala menyatakan syetan adalah musuhku.

Syaqiq melajutkan pertanyaannya : “Yang ketujuh?”

Ketujuh, :
Ketika kupandangi makhluk yang ada di dunia ini aku melihat masing-masing orang mencari sepotong dari dunia ini. Lalu ia menghinakan diri padanya dan memasuki sebagian-nya yang dilarang kemudian kuperhatikan firman Alloh Swt,

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan ALLAH lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya . Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata .” [QS.Huud :6]

Maka dari itu kukerjakan apa yang menjadi hak Alloh ta’ala pada diriku, dan kutinggalkan apa yang menjadi hak Alloh ta’ala pada diriku,

Yang terakhir, :
Kupandangi makhluk yang ada di dunia ini, aku melihat masing-masing orang menggantungkan diri pada makhluk lain. Yang satu pada benda yang dicintainya, yang lain pada perniagaan-nya, perusahaan-nya, atau pada kesehatan tubuh-nya. Masing-masing bergantung pada benda. Lalu aku kembali pada firman Alloh Swt,

“..Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Alloh niscaya Alloh akan mencukupkannya. Sesungguh-nya Alloh melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguh-nya Alloh telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”
[QS. Ath Thalaq :3]

Maka dari itu akupun bertawakkal kepada Alloh, ternyata Alloh mencukupi keperluanku.

“Hatim, semoga Alloh Swt,- melimpahkan karunia-Nya kepadamu”, ujar Syaqiq sang guru.

Sumber: Ihyaa Ulumud Dien, Juz: I Bab Keutamaan Ilmu
 
Sumber g+

Senin, 16 Mei 2016

Bahagia

Seorang Boss pemilik Bank yang kaya raya, suatu kali diajak oleh temannya ke Panti Asuhan.

Namun setelah acara selesai, hati sang Bankir bergumam:
"Kamu bohong, katanya kalau aku main kesini, hati pasti bahagia...."

Dengan langkah lesu, ia pun kembali ke mobilnya, tetapi tiba-tiba ada seorang anak perempuan kecil menghampirinya:

"Om mau pulang ya, Om boleh tidak Ana minta sesuatu?"

Sang Bankir tersenyum, ia seorang kaya, apa yg tidak bisa dibelinya, apalagi hanya untuk anak kecil ini.

"Memangnya kamu mau minta apa?"
"Om, Ana pengen manggil Ayah ke Om. Boleh kan?"

Sang Bankir kaget, tenggorokannya terasa tersumbat, ternyata bukan boneka atau uang yg diminta, hanya sebutan AYAH.

Tanpa terasa hatinya luluh dan dengan suara bergetar:

"Boleh, Ana boleh panggil Ayah ke Om"

"Terima kasih Ayah, kapan Ayah datang lagi?
Ana boleh minta satu lagi ke Ayah ??"

"Nanti Ayah atur waktu lagi.
Boleh Ana mau minta apa?"

"Ana minta, kalo Ayah datang lagi kesini, bawa foto Ayah ya, Ana mau simpan di kamar, jadi kalo Ana kangen sama Ayah, Ana bisa liat foto Ayah"

Dengan berlinang air mata, Bankir itupun segera memeluk Ana,
"Besok Ayah datang lagi bawa foto, dan Ayah akan sering kesini untuk ketemu Ana"

Hati Sang Bankir sangat bahagia, ya ia bahagia sekarang...

Ternyata Bahagia itu bukan saat kita memiliki segalanya, melainkan saat kita bisa mengasihi/memberi apa yang kita miliki untuk orang lain, meski itu hanya sebuah ungkapan Kasih sayang.

Kelebihan bukan digunakan untuk menyakiti orang lain karena kekayaan hanya bersifat sementara, kebahagiaan tidak bisa dibeli dgn uang.

Apa pun juga yang kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hati seperti untuk Allah dan bukan untuk manusia.

Salam semangat....
Semoga Allah memberi Rahmat dan Maghfirah-Nya kepada kita semua.
Aamiin.

sumber g+

Home Again

Bismillah Waktunya pulang.. Alhamdulillah